Kamis, 07 Januari 2016

MENGENAL MACAM-MACAM TEPUNG DAN KEGUNAAN

Bismillah
Kali ini saya akan membahas salah satu bahan dasar untuk membuat kue, gorengan atapun bubur yaitu tepung.mungkin ada beberapa orang yang belum mengenal macam macam  dan fungsinya
Yahh seperti saya ini orang yang baru belajar di kelas baking *ciielah kaya sekolah aja hahaa :D ya waktu itu saya inget pas bikin cupcake bareng teman saya.semangat banget pas bikin tapi endingnya :( gak sesuai dengan harapan cupcake nya bantat :( dan masalah ternyata ada pada tepungnya hikz,salah pakai tepung meskipun bantat tetap saja kita makan,hahahaa gak tau karena lapar atau emang doyan :D tapi emang rasa enak kok *menurut kita :)

Dan ini   saya sedikit berbagi tentang beberapa tepung dan fungsinya

1.TEPUNG TERIGU
    adalah tepung atau       bubuk halus yang berasal dari bulir gandum, dan digunakan sebagai bahan dasar pembuat
kue , mi dan roti . Kata terigu dalam
bahasa Indonesia diserap dari bahasa Portugis, trigo, yang berarti "gandum"
Tepung terigu mengandung banyak zat
pati , yaitu karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air. Tepung terigu juga mengandung protein dalam bentuk
gluten, yang berperan dalam menentukan kekenyalan makanan yang terbuat dari bahan terigu. Tepung terigu juga berasal dari gandum, bedanya terigu berasal dari biji gandum yang dihaluskan, sedangkan tepung gandum utuh (whole wheat flour) berasal dari gandum beserta kulit arinya yang ditumbuk.   
                                 (Wikipedia)

JENIS JENIS TEPUNG:

•Tepung berprotein tinggi (bread flour ) tepung terigu yang mengandung kadar protein tinggi, antara 11%-13%, digunakan sebagai bahan pembuat roti, mi, pasta, dan donat.
Misalnya:cakra kembar

•Tepung berprotein sedang/serbaguna (all purpose flour): tepung terigu yang mengandung kadar protein sedang, sekitar 8%-10%, digunakan sebagai bahan pembuat kue cake.
Misalnya:segitiga biru

•Tepung berprotein rendah  (pastry flour): mengandung protein sekitar 6%-8%, umumnya digunakan untuk membuat kue yang renyah, seperti biskuit atau kulit gorengan ataupun keripik.
Misalnya :kunci biru ,roda biru

2.SELF RAISING FLOUR
  Jenis tepung yang sudah ada
   Bahan pengembang dan garam
   Penambahan ini menjadikan sifat
   Tepung lebih stabil.
   self raising flour cocok untuk
  membuat cake,muffin&kue kering. Sebagai bahan pengganti dalam pembuatan cake, 225 gram Self-Raising Flour = 225 gram tepung terigu protein sedang + 1/2 sdt Baking Powder + 1sdt soda kue+¼sdt garam.
Sebagai bahan pengganti dalam pembuatan cookies, 1 cup (115 gram) Self-Raising Flour = 1 cup terigu protein sedang + 1 sdt Baking Powder+¼sdt garam.

3.TEPUNG BERAS,RICE FLOUR
Tepung yang dibuat dari beras yang digiling/dihaluskan. Warnanya putih, bila diraba dengan jari, tepung beras akan terasa lebih lembut dan halus dibandingkan dengan tepung ketan. Biasa digunakan untuk penganan tradisional.

4. TEPUNG SAGU,SAGOFLOUR
Dibuat dari sari pati batang pohon sagu (sejenis palm). Mirip tepung aci tapi lebih kering. Selain dipakai sebagai pengental (karena juga bersifat agak lengket), juga sering dipakai sebagai bahan baku cookies atau penganan lain seperti makanan khas penduduk Indonesia Timur, Bagea dan bubur sagu.

5. TEPUNG MAIZENA atau CORNFLOUR/CORNSTARCH
Tepung berwarna putih yg terbuat dari sari pati biji
jagung. Biasanya digunakan untuk mengentalkan sup atau
membuat cookies atau makanan lain menjadi lebih lembut.

6.TEPUNG TAPIOKA,TAPIOCA STARCH
Biasa juga disebut dengan aci atau tepung kanji. Dibuat dari sari pati ketela pohon (singkong). Biasanya dipakai untuk membuat penganan tradisional seperti kue pepe, selain itu juga sering digunakan untuk pengental makanan.warnanya bening, kental dan bersifat agak lengket (sticky) bila dipanaskan

7.ALMOND POWDER(BUBUK ALMOND)
Terbuat dari kacang Almond yang sudah dikupas dan dihaluskan/dihancurkan, teksturnya kasar dan warnanya kuning. Harganya relatif mahal. Digunakan untuk membuat cookies dan jaconde cake.

8. TEPUNG KENTANG,POTATO  FLOUR
Tepung ini adalah pati yang diekstrak dari kentang. Memiliki tekstur yang sangat halus dan mengandung lemak serta protein yang rendah, membuat warnanya cenderung putih dan rasanya netral. Tepung ini mampu menahan kekentalan cairan lebih lama dan tidak berbusa maupun menguning saat dimasak. Tepung yang sangat populer di kawasan Eropa Tengah ini bisa digunakan untuk pengental sup dan saus, juga untuk membuat cake dan biskuit.

Selasa, 05 Januari 2016

::RESEP CIRENG CRISPY::

Bismillah...
Alhamdulillah bisa ngblog lagii..
Yhaa sesuai judulnya cireng crispy cireng (aci digoreng/cilok digoreng) haahaa ya apalah itu.CIRENG adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka.
Pertama nyobain tu udah Luaama bgt 2 atau 3th yang lalu lah :D *lama binggit kn hmm...tapi alhamdulillah masih inget kok sama rasa nya enak bgt apalagi dicocol sambel rujak nya hmm yummy pedes² gimana gituuh
Terus ketemu lagii kemarin cuma liatin aja gk ikut makan *melass* iyalah orang liatnya dijalan hahahaa.
karena pengen coba bikin sendiri akhirnya ng-google resep nya dech*efek pengen&penasaran.hihiii
Setelah membaca beberapa resep akhirnya ketemu juga yang *sreg dihati :) cuuss ke dapur untuk praktek
Langsung aja ke resepnya
Tapi ada sedikit yang saya modifikasi

Bahan :
150 gr aci/tapioka/kanji
2 siung bawang putih (dihaluskan)
1sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk (saya kurangi)
1/2 sdt penyedap rasa(skip gk ada prsediaan)
1 batang daun bawang(iris halus)
1 batang daun seledri(iris halus
Tepung tapioka untuk taburan, secukupnya
Biang :
50 gr aci
150 ml air

Cara:
1.bahan kering Campur dalam wadah tepung tapioka,daun bawang&seledri
2.Adonan biang campur dalam panci tepung tapioka,air,bawang putih,garam,kaldu bubuk&penyedap rasa aduk rata masak dengan api sedang sampai menjadi kental kaya lem
3.tuang adonan biang ke adonan kering uleni pelan-pelan dengan jari*hati-hati panas* setelah adonan agak hangat uleni dengan tangan sampai rata
4. Taburi tangan dengan aci, ambil sejumput adonan dan bentuk menjadi bulat pipih. Lakukan sampai adonan habis. Supaya tidak melekat satu sama lain, taburi setiap lembar adonan dengan aci.
5. Panaskan minyak goreng agak banyak. Setelah panas, ambil sebuah adonan, tekan-tekan/cubit-cubit pinggirnya sampai tipis. Masukkan dalam minyak panas dan goreng menggunakan api agak kecil sampai matang dan sedikit kering. Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat.

Selamat mencoba :)